<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.:.iT's aLL My r4JwA.:. &#187; Sebuah Catatan</title>
	<atom:link href="http://khathirah.wordpress.com/category/sebuah-catatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://khathirah.wordpress.com</link>
	<description>Menata Hati Meraih Shalihah, Bersama Manhaj Salaf</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jun 2009 04:01:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='khathirah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.:.iT's aLL My r4JwA.:. &#187; Sebuah Catatan</title>
		<link>http://khathirah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://khathirah.wordpress.com/osd.xml" title=".:.iT&#039;s aLL My r4JwA.:." />
	<atom:link rel='hub' href='http://khathirah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jika mereka mendengarkan yang ini.., bukan yang itu.</title>
		<link>http://khathirah.wordpress.com/2009/06/02/jika-mereka-mendengarkan-yang-ini-bukan-yang-itu/</link>
		<comments>http://khathirah.wordpress.com/2009/06/02/jika-mereka-mendengarkan-yang-ini-bukan-yang-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 14:28:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummuhanief09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebuah Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[bukan yang ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khathirah.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Ada benarnya jika disebut, anak-anak seperti kaset kosong yang siap merekam apa saja yang mereka dengar. Malam ini, saat baru aja masuk kamar mandi, saya mendengar anak-anak sempat bermain-main di halaman depan kontrakan kami. Ramai sekali…., dalam hati berdoa, semoga Hanifnya ga bangun karena keberisikan. Mereka berteriak-teriak dengan keras, meski saya tidak begitu jelas dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=45&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada benarnya jika disebut, anak-anak seperti kaset kosong yang siap merekam apa saja yang mereka dengar.</p>
<p>Malam ini, saat baru aja masuk kamar mandi, saya mendengar anak-anak sempat bermain-main di halaman depan kontrakan kami. Ramai sekali…., dalam hati berdoa, semoga Hanifnya ga bangun karena keberisikan.</p>
<p>Mereka berteriak-teriak dengan keras, meski saya tidak begitu jelas dengan apa yang mereka katakana. Satu yang menjadi catatan dalam benak saya. “Dasar bego”, kata-kata itu sepertinya sudah menjadi kata-kata yang lazim atau sangat biasa diucapkan mereka, anak-anak yang saya tidak begitu faham siapa saja. Meski dari suaranya saya sedikit hafal, dan bisa menerka siapa saja mereka…</p>
<p>Satau lagi, jika saja mereka tidak mendengarkan yang ini. Lagu yang saya ga begitu tahu, ini lagunya siapa, syairnya&#8211;&gt;“aku la la la&#8230;…”duh ga tau deh, kelanjutannya, yang jelas lagi ngetren banget deh…dan mereka begitu hafal dengan fasih lagu ini. Seandainya yang mereka dengar adalah murottalnya Ahmad Saud, tentu mereka akan juga menghafalnya dengan fasih, jadilah bumi Indonesia ini kaya dengan hafidz-hafidz kecil yang maniz..</p>
<p>Saya hanya bisa menduga, mereka dapat hafal lagu-lagu ngetren dengan fasih karena mereka mendegarnya setiap hari dari televisi. Seandainya( lagi), televise-televisi Indonesia memperdengarkan murottal dari hafidz-hafidz kecil, mungkin itulah yang akan didengar oleh anak setiap harinya dan secara tidak langsung terekam dengan kuat di kepala mereka. Jadilah malam-malam riuh dengan tilawah anak-anak yang saling berlomba dengan banyaknya hafalan mereka…akankah begitu? ^_^</p>
<p>Ya Alloh kabulkanlah permohonanku&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khathirah.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khathirah.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=45&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khathirah.wordpress.com/2009/06/02/jika-mereka-mendengarkan-yang-ini-bukan-yang-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41531d513855c8b3a21fafbc2b43189a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummuhanief09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menulis itu gampang, tapi juga tidak mudah…</title>
		<link>http://khathirah.wordpress.com/2009/05/29/ta%e2%80%99atku-pada-abi-birul-walidainku-pada-bapak-dan-ibu/</link>
		<comments>http://khathirah.wordpress.com/2009/05/29/ta%e2%80%99atku-pada-abi-birul-walidainku-pada-bapak-dan-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 15:32:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummuhanief09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebuah Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khathirah.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Menulis itu sebenarnya pekerjaan atau kegiatan yang susah-susah gampang. Kata Bang Jonru sih emang mudah, tapi bagi sebagian orang mungkin sedikit tidak mudah. [bahasanya berbeli-belit ya..:)]. Ketika sedang melihat sesuatu kadang langsung terbersit ide muncul untuk menuangkan dalam sebuah karya berupa tulisan. Tapi begitu sudah berjeda oleh waktu kok idenya terbang melayang ya…, itulah kenapa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=42&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menulis itu sebenarnya pekerjaan atau kegiatan yang susah-susah gampang. Kata Bang Jonru sih emang mudah, tapi bagi sebagian orang mungkin sedikit tidak mudah. [bahasanya berbeli-belit ya..:)].</p>
<p>Ketika sedang melihat sesuatu kadang langsung terbersit ide muncul untuk menuangkan dalam sebuah karya berupa tulisan. Tapi begitu sudah berjeda oleh waktu kok idenya terbang melayang ya…, itulah kenapa, seingat saya, pernah baca bukunya Ustadz Faudzil (judulnya lupa) ketika ada ide harus langsung dituangkan. Jika tidak maka kita akan segera lupa ole hide-ide yang baru saja menggelayut di benak kita. Makannya disarankan juga oleh Ustadz Faudzil, jika kemana-mana bawalah selalu buku atau sejenisnya dan pena tentunya untuk menuliskan segala sesuatu yang terbersit jika kita sedang melakukan perjalanan atau sebuah kegiatan. Baik yang kita lihat maupun kita rasakan.</p>
<p>Nah, di sinilah kesulitan saya untuk segera menuliskan ide-ide tersebut. Setelah jundi kecil hadir di keluarga kami, sebenarnya ide-ide tulisan sering kali tiba-tiba muncul ketika menyaksikan tumbuh kembangnya dan polah tingkah jundi kecil kami. Tapi untuk segera menuliskannya masih kesulitan, kenapa? Karena tidak mungkin saya langsung meninggalakan acara bermain dengan si kecil. Bagi saya ini bukan sebuah hambatan untuk menulis ketika si kecil hadir, tapi belum adanya penyesuaian saja sepertinya. Semoga ada percepatan dalam penyesuaian tersebut, karena saya ingin segera membuahkan sebuah karya berupa tulisan.</p>
<p><em>Face book</em> (FB) yang semulanya saya malas untuk <em>register</em> dan rajin membukanya karena saya pikir tidak ada manfaatnya ternyata itu tergantung bagaimana kita memanfaatkannya. Dari membaca tulisan ikhwah di FB saya kemudian terpacu lagi untuk rajin membaca, dan menulis, kemudian terbersit juga  ide untuk bisnis <em>by internet</em>. Kemudian saya diskusikan dengan suami, akhirnya <em>bismillaah</em>. Semua jika diniatkan untuk mencari maslahat insya Alloh tetap tidak sia-sia.</p>
<p>Satu yang terlupa, untuk menulis kita harus rajin membaca itu kuncinya. Darimana kita akan menuangkan sebuah ide jika tidak ada yang kita punya, meski ide itu muncul dari sebuah pengamatan namun tetap saja , sepertinya, kita membutuhkan referensi sebuah bacaan. Meski tidak harus diambil sebagai sumber, setidaknya dari membaca akan muncul sebuah wacana baru sebagai bagian dari tulisan kita.</p>
<p>Alhamdulillah, tidak terasa saya sudah menulis untuk hari ini meski hanya sekian alenia. Tapi saya bersyukur Alloh telah memudahkan saya untuk menuangkan apa-apa yang ada dalam pikiran saya. Mudah-mudahan ini adalah awal yang baik bagi saya untuk selalu menulis dan menulis, sehingga saya bisa menghasilkan sebuah karya berupa tulisan, yang tentu saja saya berharap dengan tulisan saya tersebut bisa bermanfaat bagi ummat dan dalam rangka dakwah bil haq…</p>
<p>Akhirnya, Alhamdulillah. Atas kemurahanMu ya Alloh …telah memudahkan jari-jari ini untuk menekan tuts2 keyboard PC sehingga ada sebuah tulisan ini. <em>Thanks to my husband. Thanks to my little jundi</em>. Kalian adalah inspirasi terindahku. Luv u so much.</p>
<p>Backsound by IZIS “<em>barisan jihad</em>”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khathirah.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khathirah.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=42&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khathirah.wordpress.com/2009/05/29/ta%e2%80%99atku-pada-abi-birul-walidainku-pada-bapak-dan-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41531d513855c8b3a21fafbc2b43189a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummuhanief09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bersiap jadi Ummi&#8230;.</title>
		<link>http://khathirah.wordpress.com/2009/05/08/bersiap-jadi-ummi/</link>
		<comments>http://khathirah.wordpress.com/2009/05/08/bersiap-jadi-ummi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 08:16:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummuhanief09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebuah Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khathirah.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[  Kemaren sore, ana kejadwal di kelas TK, wuah siap² deh, alhamdulillah bisa sedikit ontime, ternyata sampai kelas lom begitu banyak, eh tapi selang berapa menit gitu, wah….ternyata tambah banyak juga. Dan, yang ngawali dibuka ama Mba Unink, hiks ngeliat polah tingkah mereka ana jadi hanya bisa diam, ga tau mo ngapain gitu, ana hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=35&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Kemaren sore, ana kejadwal di kelas TK, wuah siap² deh, alhamdulillah bisa sedikit ontime, ternyata sampai kelas lom begitu banyak, eh tapi selang berapa menit gitu, wah….ternyata tambah banyak juga.</p>
<p>Dan, yang ngawali dibuka ama Mba Unink, hiks ngeliat polah tingkah mereka ana jadi hanya bisa diam, ga tau mo ngapain gitu, ana hanya mengamati gitu aja, maksudnya mo tau karakter masing-masing anak. Dan…., M. Ikhwanul Ikhsan, sang Bongsor…., ketika dia datang tadi dia sudah menyapaku dengan segala <strong><em>“sopan santunnya”</em></strong>, kepalaku kena pula dijitaknya,  hiks!!!!!!!</p>
<p> </p>
<p>Tau juga, anak yang satu ini bener super hiper aktif, tak pernah sekalipun dia duduk dengan manisnya, walau ana tau, konsentrasi belajar anak hanya berkisar 8-10 menit, itu selalu kuingat, tapi setidaknya temen²nya Inul masih bias mendengarkan dengan manis….., uh!</p>
<p>Dan, ana lagi ngiqra’ anak, tiba² ana mendengar suara Inul, tapi kok di atas yah, ana doangakkan kepala, kearah samping/tembok, wedewwww, gedobrak bangettt! Si Inul dengan sangat manisnya sudah nangkring di tembok, duhai Rabbi….,</p>
<p> </p>
<p>Hiks, dengan menahan perasaan ana, cumin ngelihat aja….., eh tapi ternyata naas bagi ku, belum sempat ana siap² untuk bergeser dengan sangat “halus” sekali Inul langsung terjun nubruk ana, wuah….., duh atit oi….., (hiks…., pengen nangis deh rasanya, biz ada yang kena atit banget nih)</p>
<p>Hiks, masih dengan rasa sedikit L, namanya Bagas, anaknya lucu sih, tapi dia emang juga tidak jauh beza dengan si Inul, ketika dia ingin duduk dipangkuanku, dia tidak begitu saja bilang padaku:</p>
<p>“Mba’, dipangku ya,&#8230;&#8230;..?”</p>
<p> </p>
<p>Tapi dengan bahasa yang mungkin dia sendiri mengerti, beginilah: dia melihatku dari jauh, dan setelah itu dengan amat sangat kencang dia berlari…., dan dengan sangat –sangat “manisnya” dia langsung duduk dipangkuanku, …..</p>
<p> </p>
<p>Pikirku mendingan dia langsung duduk gitu, tapi tidak dia pake meloncat dan Hih, mendarat dengan sangat empuk di pangkuanku, …..(L, dan aku hanya bisa meringis kesakitan, duh Mama, udah kurus&#8230;.., tambah kurus nih)</p>
<p>Tapi, itu semua tidak mengurangi kecintaanku pada mereka, dan itu malah semakin menantangku untuk bias “menaklukkan” mereka, yah aku pengen…..sekalle, mereka bias takluk padaku….., ufh…pake cara apa yah…..????????</p>
<p>Nyatanya, memang rasa it terus bergelayut….di hati ini, I’m fall in love with childs,……</p>
<p> </p>
<p>Renungan buat affah:</p>
<p> </p>
<p>Menjadi ibu adalah menjadi sekolah pertama bagi anak² kelak</p>
<p> </p>
<p>Menjadi ibu adalah menjadi teve yang akan selalu dilihat anak² kelak</p>
<p> </p>
<p>Menjadi ibu adalah menjadi segala muara suka dan duka mereka, anak² kelak….</p>
<p>Ukhti, sudahkah Ukhti mempunyai bekal menghadapi semua sifat anak² Anti kelak (insya Alloh, jika diberi amanah maksudnya), bukankah perbedaan kharakter anak² itu rahmat (begitu kata Teh Ninih, Huriyahnya Aa’ Gym), dan bagaimana sikap kita yang terpenting, yaitu dalam mengahdapi mereka, duh jadi pengen deh, seperti Teh Ninih, ato sudah kepingin jadi Umi? :p</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Ukh, yang paling penting itu, CINTA, dan semua itu akan membawa Anti pada sebuah keinginan untuk memberika yang terbaik buat yang dicintai, mereka anak² kelak, dan yang pasti juga buat QOWWAMU ALANNISA, :p…</p>
<p>Ih, udah deh Ukh mostingnya, kerja lagi yah……,</p>
<p> </p>
<p align="right">Wat affah, love forever</p>
<p align="right">Masa-masa di “Kharisma” tercinta, miss u all, 2004</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khathirah.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khathirah.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=35&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khathirah.wordpress.com/2009/05/08/bersiap-jadi-ummi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41531d513855c8b3a21fafbc2b43189a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummuhanief09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.:.Wanita kaRiEr.:. (?&#8230;)</title>
		<link>http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/wanita-karier/</link>
		<comments>http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/wanita-karier/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 14:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummuhanief09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebuah Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/wanita-karier/</guid>
		<description><![CDATA[10/12/04 9:55:15 Adakalanya, aku bercerita dan sharing experience dengan temen-temen akhwatku, begitu banyak ilmu-ilmu baru, belajar dari berbagai kharakter akhwat, dari yang paling lembut hingga yang paling keras. Terkadang jujur saja, aku ingin menjadi salah satu seperti mereka, tapi aku berbalik lagi, Allah telah menciptakan hambaNya, dengan sebaik-baik penciptaan. Sehingga, aku pun tersadar, tidaklah mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=31&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10/12/04 9:55:15</p>
<p>Adakalanya, aku bercerita dan sharing experience dengan temen-temen akhwatku, begitu banyak ilmu-ilmu baru, belajar dari berbagai kharakter akhwat, dari yang paling lembut hingga yang paling keras. Terkadang jujur saja, aku ingin menjadi salah satu seperti mereka, tapi aku berbalik lagi, Allah telah menciptakan hambaNya, dengan sebaik-baik penciptaan. Sehingga, aku pun tersadar, tidaklah mungkin aku menjadi seperti mereka, yang harus aku perbuat adalah, aku memfilternya untuk menjadi suplemen bagi perbaikan diri. Baik yang sesuai dengan karakterku, atopun tidak sesuai dengan karakter pribadiku. Akupun harus pandai-pandai menempatkannya pada diriku.</p>
<p>Seperti ketika aku share masalah pekerjaan, dalam pikiranku, aku harus mempunyai penghasilan sendiri, bukan untuk membalas kebaikan orang tuaku yang telah bersusah payah mendidik diriku dari orok hingga aku se”tinggi” ini. (he&#8230;he&#8230;), karena aku tahu seberapa juta ton emas yang aku berika keorang tuaku pun tak bisa membalas jasa-jasanya pada diri ini, karena 3 amalan sholeh setelah kematian manusia adalah salah satunya adalah DOA ANAK yang SHOLEH/HAH. Sungguh, karena itu aku ingin menjadi anak yang sholeh, dan dalam tulisan ini tidak perlu dijelaskan bagaimana menjadi anak yang sholeh, terlalu panjang dan aku rasa sudah mengerti semuanya. .</p>
<p>Kembali ke masalah pekerjaan, bagiku aku harus mempunyai penghasilan sendiri, apalagi ketika aku sudah lulus kuliah, tidak ada salahnya mencoba tidak lagi bergantung pada orang tua. Hingga yang dalam pikiranku adalah, aku harus bekerja dengan niatan ibadah, sekaligus aku memperoleh penghasilan, bukankah dengan begitu dua keuntungan aku peroleh? Pun dengan menajdi seorang karyawan, wiraswasta, bukankah, akhir-akhir ini aku sudah seidikit faham dengan hal ini. Sungguh, ketika ada ungkapan, wanita kan tidak wajib untuk bekerja, a gree!! Tapi, aku kan belum menikah, peluangku untuk mencari pengalaman di berbagai bidang masih terbuka luas&#8230;(bukan untuk mencari kebebasan), dan ini juga (mungkin&#8230;.)karena jiwa petualangku, aku selalu tergerak untuk mencoba hal yang baru, apalagi jika itu menguntungkanku dalam hal materi khususnya (dalam kesempatan kali ini, kan yang dibahas masalah materi?), jadi bukan karena materialistis. Dan, ketikapun mempunyai penghasilan bukankah terbuka lebar untuk lebih bisa banyak berinfaq dan bersedekah, wallahu ‘alam bishshowwab. Setiap manusia dihisab secara individu tidak secara kolektif, jika boleh berargumen, tidak mungkinkah kita bersikap “egois” ketika sudah pada ‘berapa amalan yang kita punya?”. So, fastabiqul khoirot!!!! .</p>
<p>Tapi ketika, sudah bersuami? Aku pikir sama saja, seorang wanita tidak mempunyai kewajiban untuk mencari nafkah! Karena itu kewajiban seorang suami. Tapi, bukankah pengalaman yang diperoleh semasa gadis tidak akan pernah bisa dibeli dengan apapun? Waktu tidak dapat kembali ukhti&#8230;&#8230;! .</p>
<p>Kita tidak tahu, berapa usia yang diberikan Allah pada suami kita, untuk bersama-sama dengan kita? Ketika kemungkinan terburuk, suami mendahului kita menghadap padaNya (ya Allah, aku minta beri aku suami yang bisa menemaniku hingga kututup mata ini&#8230;). bukankah kita sudah siap, jika kewajiban suami sudah tidak bisa tertunaikan, pun ketika suami harus berhijrah karena suatu hal dan kita tidak bisa mengikutinya, subhaanallah, &#8230;. .</p>
<p>Jika saja, dibolehkan manusia menyembah manusia, maka seorang istri diwajibkan menyembah suaminya, tentu saja, beberapa hal di atas harus tetap mengacu pada keredhoan suami. Sepanjang dalam kebaikan, jika suami tidak redho kita bekerja ya sudah, jangan ngoyo, karena kewajiban setelah bersuami adalah tho’at dan patuh padanya, apalagi ketika sudah mempunyai jundi (uh&#8230;kapan yah?), tentu sebagai tarbiyatul aulad lah kita, so wanita karier, ibu rumah tangga, ato apapun sebutannya, jika boleh berpendapat, sama saja, kodrat kita sebagai wanita, dan yang paling penting bahwa tugas utama kita sebagai kholifah, dan sebagai seorang muslim, tidak boleh terlupakan. Islam itu selamat, tapi muslim itu penyelamat jadi tugas dakwah kita tidak boleh terabaikan, pernikahan kita adalah pernikahan dakwah, ucapan kita adalah ucapan dakwah, pekerjaan yang kita lakukan di manapun tempatnya, di instansi pemerintah, sebagai guru, sebagai apapun maka kita dalam rangka dakwah, so NEVER ENDING DAKWAH, jihad never sleep, mujahid never die, this writing dedicated for someone is will be my beloved brother!!!! Anyone!!!!! .</p>
<p>Finished at:10/12/04 10:34:08<br />
INCULS’s_room @ FIB UGM<br />
NB:<br />
tapi, aku pikir lebih baik lagi, jika seorang wanita yang bekerja adalah sesuai kodratnya sebagai pendidik, so&#8230;&#8230;mungkin menurut pandangan ane proefesi guru yah yang paling tepat?wallaahu ‘alam bishshowab, berbuatlah sesuai kemampuan dan kadar yang kamu miliki.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khathirah.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khathirah.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=31&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/wanita-karier/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41531d513855c8b3a21fafbc2b43189a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummuhanief09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gedung segede itu tak memiliki mushala…</title>
		<link>http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/gedung-segede-itu-tak-memiliki-mushala%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/gedung-segede-itu-tak-memiliki-mushala%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 11:22:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ummuhanief09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebuah Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khathirah.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Perasaan yang bercampur aduk, rasanya gerraamm bangett. Rasanya miris dan prihatin, sejak hampir 2 tahun tinggal di Jakarta, saya jadi tahu betapa hedonisnya kenidupan di Jakarta. Beberapa kali mengunjungi tempat-tempat umum menjadi ganjalan tersendiri bagi saya. Saya memang tidak suka pergi ke mall, tapi karena beberapa hal saja kita kadang mengunjunginya. Inilah tempat-tempat umum yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=23&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perasaan yang bercampur aduk, rasanya gerraamm bangett. Rasanya miris dan prihatin, sejak hampir 2 tahun tinggal di Jakarta, saya jadi tahu betapa hedonisnya kenidupan di Jakarta. Beberapa kali mengunjungi tempat-tempat umum menjadi ganjalan tersendiri bagi saya. Saya memang tidak suka pergi ke mall, tapi karena beberapa hal saja kita kadang mengunjunginya. Inilah tempat-tempat umum yang pernah saya kunjungi di bilangan pusat Jakarta.<br />
Waktu itu, suami ada keperluan melihat-lihat laptop, akhirnya Ratu Plaza menjadi tempat pilihan kami, karena menurut suami di sana lebih sepi tapi counternya lebih banyak. Kami berangkat dari rumah ba’da zuhur, karena keasyikan melihat-lihat akhirnya tiba waktu shalat Ashar.</p>
<p> Waktu itu kebetulan saya sedang ada ‘tamu’ jadi suami yang harus segera menunaikan shalat Ashar. Kami mencari info, di manakan letak mushala berada. ‘di ruang exit pak’ begitu jawab para pegawai di sana. Kami masih tidak &#8216;ngeh dengan jawaban itu. Kami akhirnya mencari, dan menemukan tulisan ‘exit’ diantara dua sisi, kami celingukan, kok tidak ada mushalanya, di mana ya? Saya pun melongok-melongok di ruang kecil dan sempit di celah ruang exit. Barangkali ini, begitu pikir saya. Suami masih tidak puas, karena belum menemukan ‘mushala’, tiba-tiba ada mbak2 berjilbab sepertinya habis wudhu dan mau shalat tentunya. Bertanyalah suami saya kepadanya, ‘mushalanya di mana mbak?’. ‘shalatnya di ruang exit Pak, ga ada mushala’ jawab mbak2 tersebut, ternyata benar dugaan saya tentang tempat yang sempat saya longok2 tadi. Saya langsung beristighfar, Astaghfirullah, tempat segede dan seramai ini ga punya mushala sama sekali. Gubrakkss!! Miris duh miris…………..</p>
<p>Yang kedua, suami lagi mencari kebutuhan perlengkapan laptopnya, Ambassador Mall menjadi tempat pilihan kami. Seperti biasanya kami pergi ba’da zuhur, dan ketika shalat ashar tiba, kami manunaikan shalat, uff..ada mushala tapi tempatnya di paling pojok dan paling ujung, tempatnya juga kecil dan seperti tidak terawatt. Hhh.. kenapa ya tempat keramaian begitu kok mushala nya seperti hanya memanfaatkan sisa tempat.</p>
<p>Lagi-lagi…. Belanja bulanan seperti biasa kami ke salah satu ‘karfur’ di bilangan Cawang. Baru sekali ini kami pergi kesana meffet waktu, alias berangkat ba’da ashar dan menabrak waktu shalat magrib. Sama seperti cerita di atas, mushalanya ada, tapi di basement paling bawah, dekat parkiran yang pengap dan nyarinya lumayan susah plus harus keluar dulu&#8230;</p>
</p>
<p>Saya jadi geleng-geleng kepala, Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim kenapa di tempat-tempat umum seperti itu untuk melaksanakan shalat saja kok kayaknya susah banget, ribet, plus tidak nyaman. Tempatnya ga familiar, nyarinya susah, dan seringkali tempatnya kotor alias tidak terawat. Kecewa, sungguh kecewa… kenapa ya, harusnya para pemimpin memperhatikan hal-hal sepele semacam ini. Coba Hanif yang ‘Nyapres’ Nak&#8230; ^_^, kalo jadi pemimpin harus membuat peraturan, yang isinya:bahwa setiap pembangunan tempat umum yang nota bene akan dikunjungi banyak orang harus ada mushala yang bagus, nyaman, luas, bersih/terawatt, tempatnya strategis, dan mudah dicari. Atau jangan-jangan ada alasan, kan klo tempatnya mojok biar tenang, ga rame, jadi shalatnya bisa khusyu’ gitu loch…he..he..ya ampyun…emangnya ga bisa mendesain ruangan yang kedap suara? Akhir kata, kasian… banget deh kita….. ^_^</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khathirah.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khathirah.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khathirah.wordpress.com&#038;blog=7468558&#038;post=23&#038;subd=khathirah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khathirah.wordpress.com/2009/04/27/gedung-segede-itu-tak-memiliki-mushala%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41531d513855c8b3a21fafbc2b43189a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ummuhanief09</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
